Ernesto Guevara Lynch de La Serna (lahir di Rosario,Argentina ,
14 Juni 1928 – meninggal
di Bolivia, 9 Oktober 1967 pada umur 39
tahun) adalah pejuang revolusi Marxis Argentina dan seorang pemimpin gerilya Kuba.
Guevara dilahirkan di Rosario, Argentina, dari
keluarga berdarah campuran Irlandia, Basque dan Spanyol. Tanggal
lahir yang ditulis pada akta kelahirannya yakni 14 Juni 1928, namun yang
sebenarnya adalah 14 Mei 1928. Che
Guevara telah menjadi salah satu simbol bagi gerak perlawanan. Sosok yang
tampil dalam bentuk siluet wajah lengkap beserta janggut panjang dan baret
tentara tersebut mewujud menjadi icon penting dari spirit muda
penentangan.
Sejak usia dua tahun Che Guevara mengidap asma
yang diderita sepanjang hidupnya. Karena itu keluarganya pindah ke daerah yang
kering, yaitu daerah Cordoba. Udara sejuk hawa pegunungan Cordoba membantu
proses pemulihan kesehatannya. Ibunya-Celia
memperkenalkan dia pada kebiasaan
membaca. Setidaknya terdapat
tiga ribu jumlah buku di rumah Ernesto Senior, dalam segala bidang mulai dari
filsafat hingga teknik dan matematika. Pada usia 14 tahun Guevara masuk Sekolah
Menengah Atas di Cordoba pada Colegio Nacional Dean Fuenes sejauh 23 km dari
Alta Gracia.
Kondisi lingkungan yang mengitari
Ernesto membentuk karakter dan watak pribadinya. Kecambuk perang menempanya
menjadi personal yang terus-menerus ingin tahu. Perkembangannya dilatari oleh
berbagai macam peperangan, seperti perang Paraguay-Bolivia (1932-1935), perang
saudara di Spanyol (1936-1939) dan terakhir perang dunia ke II (1941-1945).
Pada tahun 1947 (19 tahun), Che memasuki Universitas Buenos Aires sebagai mahasiswa
kedokteran, impian ini didorong oleh kematian neneknya yang disebabkan kanker.
ketika itu telah berumur 23 tahun,
menimbulkan angan-angan begitu besar dan liar unutk menjelajahi benua Amerika. Tawaran ini segera bersambut, Alberto
Granados seorang kawan dekatnya dan ahli penyakit kusta menerina rencana
Ernesto. Mereka bersepakat mengelilingi Amerika menggunakan sepeda motor besar
Norton 500 cc bernama “La Poderosa”- si perkasa. Maka dimulailah pada Januari
1952 Ernesto dan Alberto melakukan perjalanan tunggal kepedalaman Argentina
dengan menunggangi sepeda motor sebagai pertanda dimulainya sebuah ekspedisi
yang spektakuler.
Mereka telah melihat jalan yang
diduduki oleh budak jenis lain: Portugis. Dan kedua ras kuno itu kini berbagi
pengalaman yang sama penuh dengan percekcokan. Diskriminasi dan kemiskinan
mempersatukan mereka dalam perang keseharian guna bertahan hidup… (Peru- 17
Juli 1952) Tampaknya banyak memori yang tersimpan dalam ingatan mereka selepas
penjelajahan itu. Gurat sketsa masa mendatang bagi Che Guevara
telah terbenam dalam bayangnya. Perjumpaan dengan rupa wajah asli penduduk
Amerika Latin dari kalangan kelas rendahan memikatnya pada keteguhan sikap
pembelaan terhadap kelompok tak bermilik dan melarat. Ernesto “aku melihat diriku dikorbankan untuk
revolusi otentik, penyamarataan terhebat hasrat individu, melafalkan Mea Culpa
teladan. Aku merasakan lubang hidungku mengembang, mencerap bau keras mesiu dan
darah, dari kematian musuh: aku memperkuat tubuhku, siap berperang. Dan mempersiapkan diri menjadi halaman
rahasia dengan mana raungan binatang proletariat pemenang dapat bergema dengan
kekuatan baru dan harapan baru”. Ujian
akhir fakultas kedokteran diselenggarakan 11 April 1953 menghantarkan Ernesto
Guevara lulus menjadi dokter. Sejenak keinginannya untuk bertualang muncul
kembali, kali ini ditemani Carlos “Calica” Ferrer. Proses Revolusioner… Hampir
diseluruh negara Selatan Amerika dilanda pemanasan suhu politik akibat
intervensi imperialis Amerika Utara.
Pada kesempatan yang terpisah di Kuba Fidel Casro, seorang sarjana hukum
Universitas Havana melancarkan serangan di Monacada Barrack- Santiago 26 Juli
1953 berakhir dengan kekalahan tragis, pemberontakan ini dipicu oleh kudeta
Jenderal Fulgencio Batista Maret 1952 atas pemerintahan terpilih yang dipimpin
Presiden Carlos Prio Socarras. Ernesto tiba di Guetamala yang runyak-runyam
akibat pendongkelan Presiden Jacobo Guzman Arbenz oleh CIA akibat nasionalisasi
tanah United Fruit. Melalui Ricardo Rojo, seorang pengacara Argentina
dipengasingan, Guevara bersua dengan Hilda Gaeda perempuan Cina-Indian pemimpin
APRA (Alianza Popular Revolucionaria Americana). Dilanjutkan perkenalannya
dengan Profesor Edelberto Torres nantinya di rumah Torres-lah Ernesto
dikenalkan kepada Nico Lopez pembantu dekat Fidel Castro dan eksponen gerakan
26 Juli. Berdasarkan amnesty 1955 Castro dibebaskan, ia mengorganisir aksi
non-kekerasan anti Batista. Ruang gerak yang terbatas di Havana membuatnya
hengkang ke Mexico. Pengumpulan kekuatan gerakan 26 Juli berpusat di luar
negara Kuba. Mereka yang terlibat dalam penyerangan Monacada Barrack dikenal
sebagai Moncadistas.
Che dan Fidel tidak melakukan apapun hanya berdiskusi dan berkomplot untuk
sebuah revolusi. Saya kehilangan suami karena revolusi Kuba… Mantan Presiden
Kuba Prio Socarra ternyata memberikan bantuan keuangan pada Castro dan
gerakannya. Uang itu nantinya dikonversikan menjadi sebuah kapal layar Granma
guna mengantarkan Castro ke Kuba untuk sebuah pemberontakan. Sejak Che menambatkan hatinya pada perjuangan
revolusi Kuba, ia-pun bertransformasi menjadi tokoh heroik yang tampil dari
satu gelanggang pertempuran menuju pada pertarungan selanjutnya. Medan laga
peperangan membuat karakter Che semakin mengeras ibarat karang cadas menghadapi
gempuran ombak yang mendera. Pemahamannya yang mendalam akan filsafat
materialisme dialektik Marxian memantapkannya sebagai penyongsong cita
sosialisme bahkan sang dokter kini ikut bertempur di garis depan front
perlawanan. Menurut konsepsi Che kemenangan terukur dari seberapa mampu
revolusi mengeliminir kekuatan kontra revolusi, menggunakan dialektika langkah
cara dan tujuan. …perang adalah selalu perjuangan dimana kedua pesaing berusaha
melenyapka lainnya. Disamping menggunakan kekuatan mereka menggunakan jalan
lain bagi segala kemungkinan tipu dan muslihat untuk mencapai hasil yang
diinginkan… Prinsip dasar dalam perang yang terpenting adalah melibatkan
partisipasi massa secara meluas sebagai dukungan pada tujuan dan cita-cita
revolusi yang diawali inti aktif bersenjata dengan mempertahankan sedikit demi
sedikit kemenangan bagi rakyat. …inillah dasar esensi perang gerilya, kekuatan
luar biasa dengan jalan mana sebuah nucleus kecil manusia pelopor bersenjata
dari kekuatan massa rakyat yang mendukug nucleus tersebut, mampu memandang jauh
melampaui taktik objektif sesaat, bergerak maju secara sungguh-sungguh untuk
mencapai cita-cita mendirikan masyarakat baru, menghancurkan bentukan
masyarakat lama dan mencapai sekali dan selama-lamanya keadilan social yang
mereka perjuangkan… (La Guerra de Guerrilas, 1960) Sekurang-kurangnya
diperlukan persenyawaan elementer antara sektor revolusi yang mutlak
dibutuhkan. Akumulasi kekuatan berlawan diarahkan untuk mempertahankan tiap
jengkal pencapaian dalam pemberontakan, namun peran aktif dalam kepemimpinan
gerakan hendaknya tidak menjauhkan, diri dari asal sumber perlawanan massa
bermula. …untuk kerja antara massa petani yang kita telah mempersatukan mereka,
tidak peduli afiliasinya dalam perjuangan demi tanah saat ini kita
menambahkannya di bawah satu bendera perjuangan, Front Persatuan Buruh Nasional
dengan tujuan jangka pendek pemogokan umum revolusioner…peran kepemimpinan kita
janganlah mengisolir , bahkan sudah seharusnya ia mewajibkan kita untuk selalu
bersama-sama… (publikasi di Patria organ resmi tentara Las Villas, 1 Januari
1959) Penghianatan, kesetiaan bahkan kemenangan dan keterpurukan tumpah ruah di
keramaian desing peluru dan bau mesiu. Pembangkangan, pembelotan serta
penyerahan ditangkal dengan menjatuhkan hukuman sanksi berupa hukuman ringan
hingga vonis kematian, ini diperuntukan menjaga tetap tingginya moral juang
para gerilyawan. …kemudian Eutimio-si penghianat diputuskan untuk di eksekusi,
dia berlutut dikaki Fidel dan memohon untuk ditembak, dengan mengatakan bahwa
dia memang berhak untuk mati. Tiba-tiba dia tampak menjadi sangat tua, rambut
dipelipisnya berwarna abu-abu, sesuatu yang belum pernah aku amati sebelumnya
…cerita tersebut sangat panjang dan tragis hingga Eutimio hanya mampu
mendengarkan tanpa berucap sepatah katapun, kemudian dia ucapkan kata-kata
terakhir,memohon agar revolusi kami menjaga anak-anaknya. Dan revolusi memegang
janjinya… (catatan medan laga di bukit Lorna de Buno) Disela-sela kehidupan
keras perang gerilya di hutan-hutan guna mengambil pos terlemah lawan, proyek
pendidikan rakyat tetap dijalankan. Sebagai upaya pencerdasan sekaligus lahan
propaganda kepentingan revolusi serta sarana rekrutasi tenaga sukarelawan.
…petani berusia 45 tahun Julio Zenon Acosta. Dia adalah murid pertamaku di
Sierra. Aku telah mengajarkannya membaca dan menulis suatu yang berguna
baginya. Dan dimanapun kami berhenti kami suka mengadakan pengajaran. Kami
sudah mencapai tahap pembedaan A, O, E dan I dan seterusnya. Julio Zenon sudah
tidak meghiraukan tahun-tahun yang berlalu, ia lebih memperhatikan tahun yang
akan datang. Ia mantapkan hatinya dalam tugas belajarnya sebagaimana cara
membaca dan menulis… Minim dan usangnya peralatan perang para gerilyawan
tidaklah sebanding dengan kekuatan lengkap tentara Batista. Proses pembentukan
kelompok pemberontak yang lebih terorganisir membutuhkan waktu lama, namun semuanya
itu tidaklah menjadi batu sandungan bagi gerak maju perlawanan mereka. Hal ini
membuktikan bahwa semangat dan keyakinan mulia tujuan revolusi telah memotivasi
tiap kemenangan di medan laga. Dalam formulasi tentang perang gerilya seperti
diterangkannya dalam Cuba Socialista, September 1963, maka diperlukan
faktor-faktor penting bagi kegemilangan revolusi. …kondisi subjektif di
masing-masing negara, faktor kesadaran, faktor organisasi dan kepemimpinan bisa
mempercepat atau malah menunda revolusi, tergantung dalam masing-masing epos
sejarah. Ketika kondisi objektifnya telah matang, kesadaran itu bisa diraih,
organisasi tercapai, kepemimpinan bangkit dan revolusi lahir… (perang gerilya:
sebuah metode 1963) Keyakinannya akan keharusan perang gerilya merebut
kebebasan dari ketertindasan bisa jadi disalah-mengertikan oleh sebagian orang.
Kekerasan sebagai sebuah metodologi harus digunakan pada situasi yang
menentukan, saat perimbangan kekuatan saling berhadapan dan tak terelakkan.
…jawab kami adalah: kekerasan tidak hanya bisa digunakan oleh para
pengeksploitasi, yang dieksploitasi pun bisa menggunakannya, dan malah harus
menggunakannya pada saat yang tepat… Kekeliruan juga terjadi pada penafsiran
arahan Che untuk melakukan revolusi, seakan perubahan revolusioner terjadi
hanya saat kondisi pasang spontanitas massa yang dilanjutkan dengan tindakan
Chaotic tak terstruktur . malahan Che mementingkan awalan revolusi sebagai
hasil penyelidikan atas situasi sosial yang aktual, jelas ini membutuhkan
sebuah sistematika. …memulai revolusi merupakan tugas kekuatan revolusioner di
masing-masing negara saat kondisi tersebut muncul, tidak tergantung pada
situasi khusus masing-masing negara. Startegi umum revolusi akan muncul bersama
berkembangnya perjuangan. Perkiraan tentang sifat menbenua perjuangan ini lahir
dari analisa tentang kekuatan masing-masing lawan tetapi ini tidak sedikitpun
bermaksud mengecualikan ledakan perjuangan yang independen… Rencana Pembangunan
Hari Esok… Sang tiran Jenderal Batista-pun terjungkal akibat semakin besar dan
kuatnya perlawanan atas kekuasaannya. Dukungan terhadap pemberontak semakin
meluas setelah sebelumnya Fidel Castro mengumumkan perang total menurunkan
penguasa lalim 1 April 1958. batista kalah pada Desember 1958 yang ditandai
dengan jatuhnya benteng La Cabana di Havana dan mengungsi ke Dominica. Kota-kota
dikuasai Barbudos, kemudian ditetapkan bahwa 1 Januari merupakan hari revolusi
Kuba. Segera dibentuk pemerintahan sementara revolusioner. Fidel Castro
diangkat sebagai Panglima Tertinggi, dan Che menjadi Gubernur Bank Nasional.
Tahun 1959 Che menikah dengan Aleida March de La Torre yang memberinya empat
orang anak. Posisi Guevara berganti menjadi Menteri Perindustrian tahun 1961
yang membawanya hadir dalam pentas politik internasional. Kecaman dan usulan
dilontarkan termasuk menyatakan Kuba sebagai negara baru berdaulat menentang
imperialisme Amerika Serikat. Institusi politik Kuba disentralisasi menjadi ORI
(Organizaciones Revolusionaris Intregrados) 2 Desember 1961, setelah itu
berubah menjadi PURS (Partido Unido de La revolucion Socialista) tahun 1963 dan
menjadi PCC (Partido Comunista de Cuba) Oktober 1965. Walau status kedokteran
Che Guevara seakan menjadi tugas yang dikesampingkan setelah memenangkan dan
mempertahan revolusi Kuba, ia tidak sepenuhnya lupa pada gelar akademis yang
telah disandangnya. 19 Agustus 1960 Che berpidato di depan para milisi, perihal
pengobatan revolusioner. Suatu rumusan tentang bagaimana proses penyembuhan
turut membantu rakyat memahami kepentingan bersama, yang disebutnya sebagai
pengobatan sosial. …prinsip melawan penyakit harus didasarkan pada sikap hidup
yang sehat tapi bukan kesehatan dengan bantuan keahlian seorang dokter atas
tubuh yang lemah tapi didukung dengan kemampuan tubuh untuk seluruh kerjasama,
atas seluruh kolektivitas sosial. Suatu hari oleh karena itu pengobatan harus
diubah menjadi sebuah sains yang siap mencegah penyakit dan mengorientasikan
publik untuk melakukan tugas-tugas medisnya… Pandangannya yang luas tak hanya
menjangkau persoalan kemampuan berperang, bahkan pada urusan administratif
negara, Che memiliki idenya sendiri yang orisinil akan birokrasi dan
birokratisme, yang menurutnya hanya ada dan hidup dalam tata kenegaraan sisa
warisan masa lalu. Oleh sebab itu harus ada stimulus yang dapat menggerakkan
aktivitas perorangan sebagai bentuk penghargaan atas nilai kemanusiaan
…secara simultan, kami harus membangun dengan upaya besar. Sebuah program
politik untuk mengeliminasi kurangnya motivasi batin: yaitu kurangnya kemurnian
politik yang menunjukkan kurangnya produktivitas. Cara yang ditempuh:
pendidikan berkelanjutan dengan penjelasan konkret tiap tugas, menumbuhkan
intres diantara pegawai administrasi meletakkan contoh yang dilakukannya oleh
para pekerja garis depan satu sisi, dan mengupayakan mengeliminasi parasit,
baik yang memiliki kebencian pada masyarakat sosialis maupun yang sama sekali
tidak suka bekerja… (Cuba Socialista, Februari 1963). Diantara teoritisi dan
praktisi Marxis, Che Guevara dan revolusi Kuba merupakan suatu keunikan
tersendiri, mereka menyerap semua filsafat Marx dalam perkembangan revolusi
ditengah pemberontakan. Mengingat kondisi tersebut teori dan aksi sebagai
kesatuan penyempurna dalam perjuangan, lebih banyak bertumpu pada prakteknya
dilapangan. …kami revolusioner praktis, memulai perjuangan kami sendiri untuk
memenuhi hukum yang telah diramalkan oleh Marx si ilmuwan. Kami hanya
menyesuaikan diri kami dengan ramalan Marx ilmuwan saat kami menapaki jalan
pemberontakan ini, berjuang melawan struktur kekuasaan lama, mendapatkan
dukungan dari rakyat untuk menghancurkan struktur ini, dan menjadikan
kebahagiaan rakyat ini sebagai basis perjuangan kami… (Revolusi Kuba, Verde
Olivio-8 Oktober 1960). Bukan tanpa tantangan revolusi Kuba menggapai
tujuannya. Setahun sesudah Batista digulingkan, Fidel diguncang tindakan invasi
pasukan Amerika Utara dibawah pemerintahan Kennedy dan diorganisir CIA ke
daerah teluk Babi. Karena kecintaan luar biasa hasil revolusi yang diraih maka
invasi tersebut mendapat perlawanan gigih dari para partisan. Sehingga
integritas wilayah Kuba tetap terjaga, bahkan Fidel mampu mendesak Amerika
untuk membayar sebesar 53 juta dollar sebagai pengganti tawanan perang sebanyak
1.113 orang tentara Amerika. Pengalaman berhadapan dengan aksi kontrarevolusi
membuat Che menandaskan pentingnya persatuan negara tertindas diseluruh dunia
melawan imperialisme. …jangan pernah mundur, jangan pernah lemah! Dan setiap
kali ada situasi yang menggoda kita untuk berfikir bahwa situasi akan menjadi
lebih baik jika kita tidak melawan kerajaan imperialisme, mari kita semua
bayangkan rantai penyiksaan dan kematian yang harus dilalui rakyat Kuba untuk
merebut kemerdekaannya… (Pidato di depan buruh gula Santa Clara-28 Maret 1961).
Suatu ketika, saat Che menghadiri pertemuan di Punta del Este, Agustus 1961
yang disponsori Organisasi Negara Amerika (OAS), -setelah kegagalan Amerika
Serikat menginvasi teluk Babi, pemerintah Kennedy berupaya keras membendung
penyebaran revolusi Kuba di Latin Amerika termasuk memblokade ekonomi Kuba
dengan melakukan embargo-. Pada kesempatan itu Che dihargai dan dihormati lebih
daripada perwakilan Yankee (AS) C. Douglas Dillon. Peluang podium tersebut
dimanfaatkan secara jitu oleh Guevara untuk mendorong wilayah Selatan Amerika
agar secara lantang berkonfrontasi atas dominasi imperialis. …yang tidak dapat
kami pastikan adalah bahwa gagasan tentang revolusi Kuba tidak akan berakar di
negara benua lain Amerika dan kami meyakinkan konfrensi ini bahwa kalau langkah
sosial yang urgen tidak diambil rakyat dan kemudian yang dikatakan Fidel pada
26 Juli akan menjadi kenyataan. Fidel berkata bahwa jika kondisi sosial terus
berlangsung seperti yang telah ada maka pegunungan Andes akan menjadi Sierra
Mestra bagi Amerika Serikat… Sesudah pengambil-alihan kekuasaan di Kuba,
gerakan 26 Juli mengalami perpecahan mendalam akibat perkelahian internal,
tidak mampu mengabdikan dirinya untuk menjalankan tugas konstruktif. Kekhawatiran
akan tanggung jawab keberlangsungan revolusi Kuba agaknya mendapat perhatian
besar oleh Che Guevara, ia yakin pembentukan dan kelahiran manusia baru dalam
alam revolusi Kuba adalah syarat penting akan kepastian keberadaan revolusi,
Cadre dalam bahasa Perancis berarti kerangka yang terutama menjadi landasan
pokok bangunan sosialisme. …sebab utama kesalahan kami adalah kurangnya
pengertian kami atas realitas yang terjadi pada saat itu, tetapi alat yang
tidak kami punya adalah kurangnya kader di level menengah…seorang kader adalah
seorang yang telah mencapai kematangan politik yang cukup sehingga mampu
menafsirkan berbagai macam arahan yang dikeluarkan oleh kekuasaan pusat
menjadikannya sebagai bagian miliknya sendiri, dan menjadikannya sebagai arahan
bagi massa rakyat. Kader adalah seseorang yang pada saat yang sama mempersepsi
tanda yang dimunculkan oleh massa rakyat mengenai keinginan dan motivasi massa
yang paling dalam… (Membangun Ideologi Partai, Cuba Socialista- September
1962). Pada saat yang lain Guevara menjadi wakil Kuba di depan sidang ke-19
majelis umum PBB di New York, tanggal 11 Desember 1964. Ia mengutuk dengan
keras tindakan sewenang-wenang imperialis Amerika dalam lingkup internasional.
Termasuk didalamnya bahwa hubungan atas dasar perdamaian tidak akan pernah
tercapai jika posisi dan kedudukan tidak akan pernah tercapai jika posisi dan
kedudukan satu dengan yang lain tidaklah setara. …harus kami katakan juga bahwa
konsep hidup berdampingan dengan damai haruslah didefinisikan dengan jelas,
tidak hanya dalam hubungan yang melibatkan negara-negara yang berdaulat. Sebagai
negara Marxis kami menganggap bahwa koeksistensi damai antar bangsa tidak
mencakup koeksistensi antara yang mengeksploitasi dan yang di eksploitasi, yang
menindas dan yang ditindas… Di sebuah surat yang tertuju pada Carlos Quijaro
bertahun 1965, Guevara melukiskan bentuk dasar keterkaitan pembangunan
revolusioner dalam perwujudan alam dan manusia Kuba: point pokok pemikirannya
terangkum di penghujung surat tersebut. …kami akan berusaha menempadiri kami
dalam kegiatan sehari-hari menciptakan manusia baru dengan teknologi baru. Kepribadian
individu memainkan peran penting dalam memobilisir dan memimpin massa sepanjang
ia menjelmakan keluhuran dan cita-cita tertinggi rakyat kami dan tidak
menyimpang dari jalan yang ada. Kelompok garda depanlah yang membersihkan jalan
yang terbaik, yaitu partai. Tanah liat yang menjadi bahan dasar kerja kami
adalah para pemuda. Kami menaruh harapan pada mereka dan mempersiapkan mereka
untuk mengambilalih bendera dari tangan kami… Dibalik semua kemilau pencapaian
Kuba, Che tak lupa mengumandangkan pentignya kerjasama yang erat antara Asia,
Afrika dan Amerika Latin. Dengan rendah hati Che Guevara menegaskan nilai
kontribusinya hanyalah sedikit saja dibandingkan kebutuhan pemenangan revolusi
dunia, bagaikan sebuah titik kecil. Kurun waktu tahun 1965 Che Guevara secara
diam-diam mengirimkan sepucuk surat perpisahan pada Fidel Castro, sebagai
pertanda pengunduran dirinya dari kabinet pemerintahan Fidel.
Sang ”Dokter Pejuang” kemudian turut
bergerilya di rimba belantara pedalaman Kongo-Afrika, petikan gagasan
revolusinya adalah membuat kancah perang yang setara dengan ”Seribu Vietnam”. Ia
berpulang ke Amerika Selatan membantu para gerilyawan. Pada sebuah penyergapan
yang dilakukan tentara pemerintah Bolivia dibawah pimpinan Mario Vargas
Sallinas di La Higuera, Che meregang nyawa. Jasadnya dipertontonkan lalu
disembunyikan, tertanggal 8 Oktober 1967. Setelah 30 tahun kemudian sekitar
1997, pemerintahan Bolivia yang baru mengumumkan keberadaan makam Guevara yaitu
di bawah lapangan terbang darurat Vallegrande.
Che Guevara memang sudah tiada, keringat, darah dan air mata diberikan
sepenuh hati pada kejayaan revolusi. Otak brilian, penampilan rupawan serta
status sosial yang tinggi tidak pernah mensurutkan tekadnya untuk berkorban
bagi hidup yang lebih baikuntuk semua manusia. Hidup, karya dan perjuangannya
mempengaruhi kaum muda di seluruh penjuru dunia. Buah pikirannya diresapi
sebagai panduan maju perlawanan terhadap imperialisme. Figur yang tampak seolah
tiada cela menempatkannya sebagai idola dan digandrungi kawula muda, lebih dari
itu Che telah menorehkan tinta keemasan dalam lembaran sejarah peradaban yang
mengingatkan kita pada artinya pengorbanan demi keselamatan umat manusia.

No comments:
Post a Comment